Denny D. Kustia: Hari Peduli Sampah Nasional 2020 Diantara Fatwa MUI 2014

Ut in laoreet sapien eu amet
February 3, 2017
Korda DKI Jakarta
February 4, 2021
Jakarta – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 yang jatuh pada hari ini, Jumat (21/2/2020), diperingati dengan berbagai kegiatan di berbagai daerah. Pencanangan HPSN yang dilatar belakangi peristiwa longsornya gunungan sampah di TPA Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 hingga menewaskan 157 jiwa, masih menyisakan duka mendalam khususnya dari para penggiat, komunitas, maupun praktisi yang peduli akan lingkungan dan kebersihan.

Denny D. Kustia, Ketua Umum Yayasan Kerja Indonesia Maju (YKIM), saat dihubungi jurnalis Jurnaldesa.id melalui sambungan teleponnya mengatakan, “sudah banyak bukti bahwa sampah merupakan salah satu ‘penyumbang bencana’. Namun dalam Al Quran dan hadis nabi, termasuk kitab suci lainnya, sudah menganjurkan agar setiap umat dapat menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar”.

Denny yang merupakan putra dari Laksda. TNI AA. Kustia, mantan Dubes RI untuk China tahun 2009-2011, menambahkan, “termasuk di dalam Firman-Nya yang menganjurkan bagaimana kita memaksimalkan sesuatu (sampah) yang tidak berguna menjadi berguna. Menjadikan sampah sebagai “Sahabat Manusia” hingga akhirnya sampah menjadi nilai tambah bagi Pemberdayaan ekonomi, khususnya di masyarakat desa, pungkas Denny.

Denny memastikan bahwa yayasan yang dipimpinnya konsern terhadap isu lingkungan dan pengelolaan sampah. Hal itu dipastikan dengan terdapatnya satu Program Khusus di yayasannya terkait pengelolaan sampah, yaitu program “Desa Bersih”. “Program Desa Bersih dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong kesadaran hidup sehat dan sejahtera di desa-desa seluruh Indonesia,” jelas Denny.

Tapi dibalik itu semua terdapat satu hal yang menarik bagi Denny terkait HPSN dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam fatwa tersebut Denny menyebutkan bahwa MUI ternyata sangat mengakomodir terhadap urusan lingkungan dan sampah termasuk pengelolaannya. Hal itu tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah Untuk Mencegah Kerusakan Lingkungan.

Ditengah minimnya arti sebuah kepedulian dalam menjaga kebersihan lingkungan terlebih dalam mengelola sampah, fatwa MUI tersebut setidaknya dapat menjadi satu perhatian tersendiri dalam hal ini. Menurut Denny, “padahal banyak Kepala Daerah sudah mengeluarkan Perda terkait sampah dan menjaga lingkungan, termasuk ada yang sampai mengharamkan, kurang apa lagi?,” terang Denny.

Di Hari Peduli Sampah Nasional 2020 ini Denny mewakili yayasan yang dipimpinnya berharap, “agar pemerintah dan pengusaha wajib mengelola sampah guna menghindari kemudharatan bagi makhluk hidup. Termasuk mendaur ulang sampah menjadi barang berguna bagi peningkatan kesejahteraan umat, itu hukumnya wajib kifayah”, tutup Denny.

Sumber: https://jurnaldesa.id/denny-d-kustia-hari-peduli-sampah-nasional-2020-diantara-fatwa-mui-2014/